Tata Cahyani dan Putrinya Tampilkan Gaya Senada Berkebaya Kutu Baru saat Prosesi Siraman Darma Mangkuluhur
![Tata Cahyani dan Putrinya saat Hadir Proses Siraman Darma Mangkuluhur. [@regowo.hediprasetyo]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/NxQDkCmzrRyIQvM60Cvz2sNXA1Q=/680x383/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5469195/original/007349100_1768098436-IMG_3283_2_.jpeg)
Keluarga Cendana Gelar Prosesi Siraman Jelang Pernikahan Darma Mangkuluhur
Jakarta – Kabar bahagia datang dari keluarga Cendana menjelang pernikahan Darma Mangkuluhur Hutomo dengan sang kekasih, Patricia Schuldtz. Putra dari Tommy Soeharto dan Tata Cahyani tersebut menjalani rangkaian prosesi adat Jawa yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Salah satu prosesi sakral tersebut ialah siraman yang digelar pada Jumat, 9 Januari 2026.
Prosesi ini menjadi bagian penting dalam rangkaian menuju hari pernikahan. Seluruh acara berlangsung dalam nuansa adat Jawa yang kental, menghadirkan suasana hangat sekaligus sarat nilai budaya dan penghormatan terhadap tradisi leluhur.
Tata Cahyani dan Gayanti Hutami Hadir Anggun dalam Balutan Adat Jawa
![Darma Mangkuluhur saat Prosesi Sungkeman. [@tatacahyani]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/4j2_CW04IfiSdRahVbMHXrrQZFo=/103x0:958x1140/640x853/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5469191/original/063628500_1768097932-IMG_3286_2_.jpeg)
Di tengah prosesi siraman, perhatian publik tertuju pada penampilan Tata Cahyani bersama putrinya, Gayanti Hutami. Keduanya hadir mendampingi Darma Mangkuluhur dengan mengenakan busana adat Jawa yang serasi. Kehadiran ibu dan anak ini semakin memperkuat nuansa kekeluargaan dalam acara yang berlangsung tertutup namun penuh kehangatan.
Tata Cahyani dan Gayanti Hutami tampil selaras tidak hanya dari segi busana, tetapi juga dari keseluruhan gaya yang mereka tampilkan. Penampilan keduanya mencerminkan keanggunan perempuan Jawa yang sederhana namun berwibawa.
Tata Cahyani dan Putrinya Kenakan Kebaya Kutu Baru Rancangan Garden of Solo
Dalam prosesi siraman tersebut, Tata Cahyani dan Gayanti Hutami memilih kebaya kutu baru sebagai busana utama. Kebaya yang mereka kenakan merupakan rancangan Garden of Solo yang dikenal konsisten mengangkat keindahan busana tradisional Jawa dengan sentuhan elegan.
Pilihan kebaya kutu baru ini memperkuat kesan klasik dan sakral. Potongan kebaya yang rapi dipadukan dengan kain batik bernuansa senada, menciptakan tampilan harmonis antara ibu dan anak di momen penting keluarga.
Tata Cahyani Perkuat Nuansa Sakral lewat Gaya Rambut dan Aksesori Tradisional
Selain busana, gaya rambut dan aksesori yang dikenakan Tata Cahyani dan Gayanti Hutami turut mendukung keseluruhan tampilan adat Jawa. Keduanya menata rambut dengan gaya tradisional yang sederhana namun anggun, tanpa detail berlebihan.
Keserasian tampilan Tata Cahyani dan putrinya tidak hanya menjadi sorotan fashion, tetapi juga merepresentasikan penghormatan terhadap tradisi dalam prosesi penting menjelang pernikahan Darma Mangkuluhur. Momen ini pun menjadi simbol kebersamaan keluarga besar dalam menyambut fase baru kehidupan sang putra.