Raisa Tampilkan Pesona Anggun Lewat Busana Lebaran Klamby untuk Raya 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494641/original/064719400_1770304771-SnapInsta.to_625770714_18557402437063786_8683243327627845515_n.jpg)
Jakarta – Raisa kembali menarik perhatian lewat penampilan terbarunya dalam balutan busana Lebaran koleksi Klamby. Ia mengenakan lini Asmita yang dirilis sebagai inspirasi modest wear untuk menyambut Hari Raya 2026.
Klamby menghadirkan Asmita dengan makna jati diri. Melalui koleksi ini, brand tersebut merayakan karakter dan keunikan perempuan Indonesia. Raisa pun merepresentasikan pesan tersebut lewat gaya yang anggun, modern, dan tetap sopan.
Raisa memilih busana bersiluet longgar dengan potongan flowy yang jatuh ringan. Desain tersebut menciptakan kesan nyaman sekaligus elegan. Ia memadukan warna dusty pink, biru keabu-abuan, dan sentuhan krem yang lembut sehingga tampilannya terasa teduh dan selaras dengan suasana Lebaran.
Klamby Hadirkan Motif Sarat Makna dan Sentuhan Budaya Nusantara
Klamby merancang motif Asmita dengan mengambil inspirasi dari kekayaan tanah Jawa. Brand ini menggabungkan filosofi budaya, harmoni alam, serta unsur batik pesisir dan batik sidomukti. Sentuhan seni ukir Jepara juga memperkaya visual koleksi sehingga busana tidak hanya tampil indah, tetapi juga membawa narasi budaya.
Raisa melengkapi tampilannya dengan detail layering renda berwarna terang pada bagian dalam busana. Ia memadukannya dengan bawahan ungu muda berpotongan lurus yang mempertegas kesan modern dan santun. Siluet tersebut membuat keseluruhan look terlihat ringan dan relevan bagi generasi masa kini.
Untuk aksesori, Raisa memilih anting emas berdesain statement dan gelang tipis yang memberi aksen elegan tanpa berlebihan. Ia menata rambut dengan belahan tengah dan membiarkannya jatuh natural. Riasan soft glam yang ia gunakan semakin menyempurnakan tampilannya.
Penampilan Raisa ini dapat menjadi referensi bagi perempuan yang ingin tampil rapi, nyaman, dan tetap memiliki karakter kuat saat Lebaran 2026. Ia membuktikan bahwa modest wear mampu memadukan estetika modern dengan kekayaan budaya dalam satu harmoni gaya.