9 Tahun Jadi Tradisi, Plataran Indonesia Kembali Hadirkan Menu Buka Puasa yang Berakar Budaya & Alam Nusantara

Plataran Indonesia Menjaga Tradisi Ramadan Lewat Menu Buka Puasa Berakar Budaya Nusantara

9 Tahun Jadi Tradisi, Plataran Indonesia Kembali Hadirkan Menu Buka Puasa yang Berakar Budaya & Alam Nusantara

Plataran Indonesia kembali menghadirkan The Awaited Legendary Iftar menjelang Ramadan 2026 sebagai pengalaman berbuka puasa yang mengangkat tradisi, kebersamaan, dan kekayaan alam Nusantara. Program ini diumumkan dalam sesi Exclusive Media Preview: Ramadan at Plataran yang digelar di Plataran Menteng, Jakarta, pada 11 Februari 2026. Melalui konsep menyeluruh, Plataran tidak hanya menyuguhkan hidangan, tetapi juga merangkai suasana dan cerita budaya dalam satu rangkaian pengalaman Ramadan yang berkelas.

Plataran membuka acara dengan pertunjukan tari Saman yang merepresentasikan nilai kebersamaan dan spiritualitas. Nuansa Ramadan semakin kuat melalui lantunan adzan menjelang senja, dentuman Rampak Bedug, serta alunan musik gambus yang hangat. Seluruh elemen tersebut membentuk atmosfer berbuka yang intim sekaligus elegan, selaras dengan karakter Plataran sebagai pelopor hospitality berbasis budaya Indonesia.

Plataran Menteng Merayakan Tahun Kesembilan Ramadan sebagai Tradisi Tahunan

Tahun 2026 menandai penyelenggaraan Ramadan ke-9 di Plataran Menteng. Bagi Plataran, berbuka puasa telah berkembang menjadi tradisi yang konsisten dijaga dari tahun ke tahun. Tim operasional Plataran Menteng menyampaikan bahwa antusiasme dan respons tamu terus menunjukkan tren positif, terutama terhadap sajian takjil legendaris yang selalu dinantikan.

Takjil khas Plataran seperti bubur kacang hijau, ketan hitam, dan bubur sumsum kembali dihadirkan sebagai pembuka berbuka puasa. Hidangan ini tidak hanya menghadirkan kehangatan rasa, tetapi juga membangkitkan memori dan nostalgia yang dekat dengan budaya Ramadan masyarakat Indonesia.

Plataran Menghadirkan Menu Ramadan dengan Filosofi Alam dan Komunitas

Memasuki tahun ke-9, Plataran memperkenalkan rangkaian menu Ramadan terbaru yang berlandaskan filosofi Nature, Culture, dan Community. Para koki Plataran merancang menu melalui riset langsung ke berbagai daerah, mempelajari resep autentik dari masyarakat setempat, lalu mengadaptasikannya menjadi sajian khas Plataran.

Menu unggulan tahun ini mencakup Ayam Kayu Manis yang terinspirasi kuliner Peranakan Tionghoa, Sate Ayam Jeruk Kasturi dengan perpaduan rasa gurih dan segar, Domba Kari Pistachio bernuansa Timur Tengah, Kerapu Bungkus Daun Papua dengan aroma rempah alami, Bakwan Pontianak isi udang berukuran besar, serta Lontong Sayur Ikan Bilis yang menghadirkan rasa rumah. Seluruh hidangan ini merangkum kisah alam, tradisi, dan masyarakat dari berbagai penjuru Nusantara.

Plataran juga menyediakan layanan catering dan Plataran at Your Home untuk kebutuhan berbuka puasa di rumah, kantor, maupun ruang privat, serta menghadirkan hampers Ramadan sebagai pelengkap momen berbagi. Melalui Ramadan 2026, Plataran menegaskan komitmen berkelanjutan dalam merawat budaya, manusia, dan lingkungan.

uniqueprivacy.org