Longines Luncurkan Master Collection Year of the Horse 2026 Edisi Terbatas 2.026 Unit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495133/original/066552100_1770356668-Screenshot_2026-02-06_124332.png)
Longines menyambut Tahun Baru Imlek 2026 dengan menghadirkan Master Collection Year of the Horse 2026, edisi terbatas yang memadukan tradisi Tionghoa dan keahlian Swiss watchmaking. Brand jam tangan mewah asal Swiss ini merilis arloji moonphase tersebut dalam jumlah 2.026 unit di seluruh dunia, sekaligus menegaskan eksklusivitasnya sebagai koleksi spesial Tahun Kuda.
Longines merancang jam ini bukan sekadar sebagai penunjuk waktu, melainkan sebagai simbol filosofi. Dalam budaya Tionghoa, kuda melambangkan kebebasan, energi, keberanian, dan kecepatan. Nilai tersebut selaras dengan semangat inovasi yang terus diusung Longines, terlebih momen Tahun Kuda hanya hadir setiap dua belas tahun sekali.
Longines Hadirkan Moonphase dan Dial Merah sebagai Representasi Imlek
Longines menyematkan komplikasi moonphase untuk merepresentasikan kalender lunisolar yang menjadi dasar penanggalan Imlek. Tahun Baru Imlek 2026 akan dimulai pada 17 Februari 2026, sehingga fitur ini memperkuat relevansi tematiknya. Moonphase tampil di posisi pukul 6 dan berpadu dengan pointer date berjarum emas yang mengitari tanggal secara melingkar.
Selain itu, Longines menonjolkan dial merah gradasi yang menggelap di bagian tepi. Warna merah melambangkan keberuntungan, kemakmuran, dan sukacita dalam tradisi Tionghoa. Aksen emas pada indeks, jarum, logo bersayap, serta detail moonphase semakin mempertegas kesan mewah dan festive tanpa menampilkan simbol kuda secara eksplisit di bagian depan.
Longines Ukir Galloping Horse di Rotor Emas pada Caseback Transparan
Longines menempatkan detail istimewa di balik caseback transparan. Brand ini mengukir rotor emas dengan motif “Galloping Horse” yang terinspirasi karya seniman Tiongkok Peon Xu. Longines mengerjakan ukiran tersebut melalui kemitraan dengan Peon Art Museum dan di bawah pengawasan Qingping Xu.
Saat pemakai menggerakkan tangan, rotor berputar dan membuat sosok kuda seolah berlari, menciptakan metafora visual tentang dinamika Tahun Kuda. Secara global, Longines memasarkan edisi ini sekitar US$3.400 atau setara Rp51–52 juta, sementara harga di Indonesia dapat mencapai Rp80 jutaan. Melalui koleksi ini, Longines menegaskan posisinya sebagai maison horologi yang merayakan tradisi dengan desain timeless.