Chanel kembali menghadirkan inovasi yang tidak biasa dalam dunia mode melalui koleksi Pre-Fall/Fall Winter 2026 Pre-Collection. Rumah mode asal Prancis tersebut memperkenalkan Geometry Set, seperangkat alat geometri yang diubah menjadi aksesori mewah dengan sentuhan desain khas Chanel. Kehadiran produk ini langsung menarik perhatian karena memperlihatkan bagaimana benda sehari-hari dapat tampil sebagai bagian dari dunia luxury fashion.
Geometry Set tersebut terdiri atas penggaris lurus, penggaris segitiga, hingga busur yang lazim digunakan untuk keperluan menggambar. Namun, Chanel menghadirkannya dengan material premium berupa logam yang dibalut kulit sapi muda atau calfskin berwarna hitam serta dipadukan dengan detail logam berwarna perak. Perpaduan tersebut menghasilkan tampilan minimalis sekaligus elegan yang menjadi ciri khas rumah mode itu.
Melalui koleksi ini, Chanel kembali menegaskan bahwa kemewahan tidak selalu hadir dalam bentuk tas, sepatu, atau perhiasan, melainkan juga dapat diwujudkan melalui perlengkapan sehari-hari dengan kualitas pengerjaan terbaik.
Chanel Hadirkan Sentuhan Mewah pada Perlengkapan Geometri
Setiap detail Geometry Set menunjukkan perhatian Chanel terhadap desain dan craftsmanship. Balutan kulit calfskin pada bagian pegangan memberikan kesan eksklusif, sedangkan aksen logam berwarna perak memperkuat karakter modern dari aksesori tersebut.
Karena itu, banyak pengamat mode menilai Geometry Set lebih layak disebut sebagai collectible item dibandingkan sekadar alat tulis. Produk ini tidak hanya menawarkan fungsi, tetapi juga memiliki nilai estetika yang membuatnya pantas menjadi bagian dari koleksi pribadi para pencinta fashion.
Selain itu, Chanel menerapkan logo Double C pada benda yang selama ini tidak identik dengan dunia mode. Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana rumah mode ini terus memperluas definisi aksesori melalui eksplorasi berbagai objek keseharian.
Chanel Perluas Koleksi Luxury Lifestyle Lewat Objek Sehari-hari
Sebelumnya, Chanel juga pernah menghadirkan berbagai produk lifestyle seperti raket tenis, papan selancar, hingga perlengkapan olahraga dengan sentuhan desain premium. Kini, rumah mode tersebut melanjutkan eksplorasi itu dengan menghadirkan alat geometri sebagai bagian dari koleksi musimannya.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa sebuah penggaris dapat berubah menjadi fashion statement ketika diproduksi menggunakan material berkualitas tinggi dan dikerjakan dengan perhatian penuh terhadap setiap detail.
Pendekatan itu sekaligus memperkuat identitas Chanel sebagai rumah mode yang mampu menggabungkan fungsi, seni, dan desain dalam satu produk eksklusif.
Chanel Pasarkan Geometry Set Seharga Lebih dari Rp26 Juta
Sebagai bagian dari koleksi Pre-Fall/Fall Winter 2026, Geometry Set dipasarkan dengan harga premium. Berdasarkan situs resmi Chanel Indonesia, produk tersebut dijual seharga Rp26.300.000.
Sementara itu, di Amerika Serikat, aksesori yang sama dibanderol US$1.350 atau sekitar Rp22 juta sebelum pajak dan biaya tambahan lainnya.
Harga tersebut mencerminkan nilai craftsmanship, eksklusivitas, serta statusnya sebagai koleksi musiman yang diproduksi dalam jumlah terbatas. Bagi para kolektor Chanel, nilai produk ini tidak hanya terletak pada fungsi alat tulis, tetapi juga pada desain dan identitasnya sebagai karya rumah mode ternama.
Di tengah meningkatnya tren luxury stationery, Chanel membuktikan bahwa perlengkapan kerja dan alat tulis kini telah berkembang menjadi bagian dari ekspresi gaya hidup. Melalui Geometry Set, Chanel menghadirkan perpaduan desain, seni, dan keterampilan yang mengubah benda sederhana menjadi simbol kemewahan modern.