Anya Geraldine Tampilkan Pesona Anggun dalam Balutan Kebaya Encim Hijau Matcha
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492623/original/059472600_1770180070-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_10.36.30__1_.jpeg)
Jakarta – Anya Geraldine kembali mencuri perhatian lewat penampilan terbarunya yang menonjolkan sisi lembut dan elegan. Di usia 30 tahun, ia memilih mengenakan kebaya encim bernuansa hijau matcha yang memancarkan kesegaran sekaligus ketenangan.
Warna hijau lembut tersebut berpadu harmonis dengan latar taman tropis yang rimbun. Suasana asri memperkuat kesan natural, sehingga keseluruhan tampilan Anya terlihat menyatu dengan alam. Lewat pilihan busana tradisional ini, ia menegaskan bahwa kebaya tetap relevan dan mampu tampil modern.
Anya Geraldine Padukan Bordir Floral dengan Siluet Klasik Kebaya Peranakan
Anya mengenakan kebaya encim dengan potongan ramping khas Peranakan yang mengikuti garis tubuh secara proporsional. Detail bordir bunga berwarna pink menghiasi bagian depan dan langsung menjadi pusat perhatian. Kombinasi benang hijau dan pink menciptakan dimensi visual yang lembut namun tetap tegas.
Tekstur bordir yang timbul menghadirkan kesan eksklusif saat dilihat dari dekat. Meski sekilas tampak sederhana, detail jahitan yang rapi memperlihatkan kekayaan ornamen khas kebaya encim. Sentuhan romantis tersebut memperkuat karakter feminin tanpa terlihat berlebihan.
Anya Geraldine Lengkapi Tampilan dengan Kain Batik Pink dan Aksesori Senada
Untuk melengkapi kebaya hijau matcha, Anya memadukannya dengan kain batik bernuansa pink muda. Motif floral dengan sentuhan pastel menciptakan harmoni warna yang segar sekaligus modern. Balutan kain yang rapi membentuk siluet anggun dan mempertegas kesan elegan di setiap pose.
Ia kemudian memilih alas kaki Hermes Etoupe berwarna netral agar tampilan tetap bersih dan fokus pada kebaya. Dalam potret close-up, ekspresi lembut dan tatapan tenangnya semakin menonjolkan kecantikan alami yang menjadi ciri khasnya.
Melalui gaya ini, Anya Geraldine membuktikan bahwa kebaya encim dapat tampil ringan, segar, dan sesuai dengan estetika masa kini tanpa meninggalkan akar tradisi Indonesia.