Nonnacore: Pesona Elegan ala Nenek Italia yang Viral di TikTok
indonesiafashion.com – Tren nonnacore muncul sebagai penghormatan terhadap gaya ikonik nenek-nenek Italia. Ciri khasnya meliputi penggunaan syal sutra cerah, gaun midi longgar, dan material seperti linen yang menonjolkan kenyamanan sekaligus estetika. Tren ini mendapat perhatian luas karena memadukan keanggunan lawas dengan sentuhan modern yang hangat dan familiar. Fimela menyebut tren ini menonjolkan nilai haute and humble.
Elemen Kunci Nonnacore yang Mudah Ditiru
Syal sutra menjadi centrepiece tren ini. Bisa dikenakan sebagai penutup kepala dengan simpul rapi ala Sophia Loren. Pilihan warna pastel atau motif bunga memberi nuansa vintage sekaligus chic. Gaun midi berbahan ringan serta linen lebih menambah kesan kasual elegan. Tren ini juga mengajak kita menggunakan aksesori sederhana dan fungsional — aksesori yang menghidupkan gaya tanpa terlihat berlebihan.
Stilist menyebut keistimewaannya terletak pada fleksibilitas—satu syal bisa menjadi headscarf, sabuk, crop top, sampai sarung pantai. Tren ini pun dianggap sebagai gaya recession-proof karena bisa dibuat dari stok lama.
Influencer dan Seleb yang Mempopulerkan Nonnacore
Nonnacore tak lagi eksklusif selera nostalgia. Rihanna, Kendall Jenner, Beyoncé, hingga Hailey Bieber tampil memukau dengan gaya ini. Mereka sering tampil dengan syal kepala saat liburan musim panas, menciptakan citra glamor yang mudah ditiru. Salah satu video tutorial nonnacore di TikTok mencapai puluhan ribu views dan menunjukkan seberapa cepat tren ini menyebar ke kalangan luas.
Selain selebritas, banyak stylist dan fashionista biasa membagikan tutorial penggunaan syal yang effortless dan chic. Tren ini mendapat apresiasi khusus karena menyediakan kaidah mode yang mudah diakses oleh siapa saja.
Nonnacore: Lebih dari Sekadar Gaya, Ini Adalah Narasi Budaya
Menurut analis budaya fesyen, nonnacore mencerminkan kecenderungan dunia fashion yang bergerak dari shouting to whispering. Tren ini membawa pesan nilai-nilai heritage, narasi emosional, dan kecintaan terhadap keaslian. Bukan sekadar menghibur mata, nonnacore juga merefleksikan kebutuhan masyarakat untuk menemukan koneksi historis dan kenyamanan dalam setiap helai kain. Dengan begitu, tren ini tidak hanya soal tampilan, tetapi juga soal identitas dan apresiasi terhadap warisan.
Gaya dengan Jiwa Nenek, Relevan untuk Semua Generasi
Nonnacore sukses menjadi tren global karena mengusung elemen nostalgia, kemudahan styling, dan narasi kuat tentang warisan budaya. Dengan mempelajari cara memakai syal yang timeless dan memilih material perhatian, siapa pun bisa tampil stylish dan terasa emosional relevansi. Fashion bukan selalu soal yang terbaru, tapi juga soal mengenang, merayakan, dan mencintai akar yang membuat kita merasa di rumah.