Bunga Citra Lestari dan Tiko Aryawardhana Tampil Serasi Berbatik di Pernikahan Ranggaz Laksama dan Angie
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496850/original/057056500_1770607299-SnapInsta.to_630206145_18560291374053347_6265292503447855836_n.jpg)
Bunga Citra Lestari menghadiri pernikahan Ranggaz Laksama dan Angie di Jakarta setelah sebelumnya mengikuti rangkaian pra nikah di Maroko. Ia datang bersama sang suami, Tiko Aryawardhana, untuk menyaksikan momen bahagia salah satu member Geng Aries tersebut sejak sesi akad nikah.
Sebagai sahabat dekat, BCL menunjukkan dukungannya dengan hadir langsung di hari spesial itu. Ia dan Tiko memilih tampil kompak mengenakan batik sebagai busana kondangan yang sederhana namun tetap elegan. Meski berasal dari desainer berbeda, gaya keduanya terlihat selaras dan effortless.
Bunga Citra Lestari Kenakan Atasan Batik Didiet Maulana yang Elegan
Bunga Citra Lestari memilih atasan tanpa lengan rancangan Didiet Maulana. Busana tersebut menampilkan motif batik dengan potongan kerah tinggi yang memberi kesan anggun dan modern. Detail outline lace di bagian bawah atasan mempertegas siluet sekaligus menambah sentuhan feminin.
Ia kemudian memadukan atasan tersebut dengan rok panjang berbahan lace yang dilengkapi inner mini skirt polos. Kombinasi ini menciptakan tampilan ringan namun tetap formal. BCL melengkapi gayanya dengan gladiator heels dan tas Chanel berwarna emas yang memberi aksen mewah tanpa terlihat berlebihan.
Tiko Aryawardhana Padukan Batik Iwan Tirta dengan Gaya Kondangan Effortless
Sementara itu, Tiko Aryawardhana mengenakan kemeja batik bermotif gabungan rancangan Iwan Tirta. Ia memilih model klasik yang menonjolkan karakter motif secara kuat namun tetap nyaman dipakai sepanjang acara.
Untuk bawahan, Tiko memadukan kemeja tersebut dengan celana chino dan loafers suede hitam. Perpaduan ini menghadirkan gaya kondangan ala bapak-bapak yang santai tetapi tetap rapi dan berkelas.
Melalui pilihan busana tersebut, Bunga Citra Lestari dan Tiko Aryawardhana menunjukkan bahwa batik selalu relevan untuk acara formal. Keduanya tampil serasi tanpa harus mengenakan motif yang sama, sekaligus menegaskan identitas budaya dalam balutan gaya modern.