Rama Duwaji Tampilkan Revolusi Fashion Sebagai First Lady NYC

Rama Duwaji, First Lady New York City, menarik perhatian publik lewat gaya fashionnya yang unik dan progresif. Ia memilih menyewa busana dengan siluet baru, berbeda dari pilihan formal kebanyakan istri pejabat Amerika. Gaya ini menekankan ekspresi diri dan solidaritas sosial melalui fashion.
Rama Kenakan Busana Vintage dan Thrifting Saat Sumpah Jabatan

Pada pengambilan sumpah suaminya, Wali Kota Zohran Mamdani, Kamis (1/1/2026), Rama mengenakan mantel hitam vintage Balenciaga dari Albright Fashion Library, celana kulot hitam The Frankie Shop, serta sepatu boots Miista yang disewa. Penampilannya yang edgy dipadukan dengan anting emas sewaan dari New York Vintage menegaskan identitasnya sebagai perempuan New York yang autentik.
Rama Lanjutkan Solidaritas Lewat Desainer Timur Tengah
Setelah upacara, Rama berganti mantel cokelat panjang rancangan Cynthia Merhej dari brand Renaissance. Pilihan ini menunjukkan dukungannya terhadap desainer perempuan independen Timur Tengah. Sebelumnya, saat kemenangan Pilwalkot Zohran pada November 2025, Rama memakai dress rancangan Zeid Hijazi, desainer Palestina-Yordania, sebagai simbol solidaritas terhadap masyarakat Palestina.
Gaya Rama Resonansi dengan Pemerintahan Zohran Mamdani
Gaya fashion Rama yang berani dan autentik sejalan dengan pesan perubahan revolusioner pemerintahan Zohran Mamdani. Majalah Harper’s Bazaar menilai penampilan Rama terasa pas dengan semangat baru, sekaligus menonjolkan identitas budaya dan kreativitas komunitas Timur Tengah.