Zendaya Jinjing Tas Speedy Ikonis Era 1930-an, Rayakan 130 Tahun Monogram Louis Vuitton

Zendaya Rayakan 130 Tahun Monogram Louis Vuitton Lewat Tas Speedy Ikonis Era 1930-an

Zendaya Jinjing Tas Speedy Ikonis Era 1930-an, Rayakan 130 Tahun Monogram Louis Vuitton

Zendaya kembali mengukuhkan pengaruhnya di dunia fashion dengan memimpin kampanye perayaan 130 tahun Monogram Louis Vuitton. Aktris tersebut tampil sebagai wajah utama dalam rangkaian visual elegan yang merayakan simbol legendaris rumah mode asal Paris itu. Louis Vuitton resmi meluncurkan kampanye ini di seluruh platform global dan media cetak mulai 5 Februari, sementara rangkaian selebritas lainnya menyusul pada 11 Februari 2026.

Dalam kampanye yang difoto Glen Luchford dan disutradarai Roman Coppola ini, Zendaya menghadirkan pesona modern sekaligus klasik. Ia merepresentasikan semangat Louis Vuitton yang konsisten menempatkan perjalanan, ekspresi diri, dan gaya personal sebagai inti narasi brand. Melalui pendekatan visual sinematik, kampanye ini menghidupkan kembali makna tas sebagai bagian dari perjalanan hidup pemakainya.

Louis Vuitton Angkat Kembali Tas Speedy sebagai Simbol Gaya Dinamis

Louis Vuitton menyoroti tas Speedy sebagai pusat perayaan Monogram tahun ini. Rumah mode tersebut pertama kali merancang Speedy pada awal 1930-an sebagai simbol modernitas dan kebebasan bergerak. Desainnya yang ringan, fleksibel, dengan bukaan ritsleting lebar serta handle praktis, segera menjadikannya favorit lintas generasi.

Sejak Louis Vuitton melapisi Speedy dengan Monogram canvas pada 1959, tas ini terus berkembang menjadi medium ekspresi kreatif. Beragam kolaborasi seni, personalisasi bag charm, hingga travel tag memperkaya identitasnya. Di tangan Zendaya, Speedy tampil sebagai representasi gaya hidup aktif, ekspresif, dan relevan dengan ritme cepat industri fashion masa kini.

Louis Vuitton Libatkan Ambassador Global Perkuat Makna Monogram

Louis Vuitton juga menghadirkan sejumlah House Ambassador dan Friends of the House untuk memperkuat kampanye ini. Catherine Deneuve membagikan kisah personalnya bersama tas Alma yang dikenal lewat struktur elegan bergaya Parisian. Liu Yifei kemudian menampilkan tas NoƩ dengan siluet ringan dan drawstring khas yang awalnya dirancang untuk membawa botol champagne. Hoyeon Jung turut menghidupkan tas Neverfull sebagai carry-all modern yang ringan dan fungsional.

Melalui perayaan 130 tahun Monogram, Louis Vuitton menegaskan kembali posisinya sebagai rumah mode yang menyatukan warisan dan inovasi. Zendaya pun tampil bukan sekadar sebagai brand ambassador, melainkan sebagai simbol generasi baru yang memaknai tas mewah sebagai bagian dari cerita personal dan perjalanan hidup.

uniqueprivacy.org