SASKARA Memperkenalkan Koleksi Perlengkapan Ibadah Bungo Ameh

Merek lokal SASKARA meluncurkan koleksi perlengkapan ibadah terbaru bertajuk Bungo Ameh untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Koleksi ini memperkaya rangkaian Koleksi Nusantara SASKARA yang konsisten mengangkat kebudayaan lokal ke ranah gaya hidup harian. Konseptor sekaligus desainer SASKARA Andya Kartika mengambil inspirasi utama dari keindahan budaya Minangkabau, Sumatera Barat. Ia merancang motif busana berdasarkan bentuk mahkota suntiang serta ragam hias kain songket Minang yang megah.
Nama Bungo Ameh memiliki arti Bunga Emas yang melambangkan kemuliaan serta nilai luhur tradisi masyarakat Sumatera Barat. SASKARA menerjemahkan keanggunan budaya tersebut ke dalam produk mukena, sajadah, hijab, hingga sarung. Langkah ini mendekatkan warisan budaya Nusantara kepada masyarakat modern melalui perlengkapan ibadah harian.

Desainer Menyatukan Falsafah Tradisional Minang Dan Material Modern

Andya Kartika menyelaraskan desain koleksi Bungo Ameh dengan filosofi hidup masyarakat Minangkabau yang berbunyi Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Falsafah ini menegaskan keharmonisan hubungan antara nilai adat tradisional dan ajaran agama Islam. SASKARA mengusung nilai spiritual tersebut untuk menciptakan peralatan ibadah yang nyaman serta sarat makna sejarah.
Koleksi Bungo Ameh hadir dalam enam pilihan warna yang mencakup kebutuhan pria dan wanita. SASKARA menggunakan bahan satin silk yang halus, lembut, serta tidak mudah kusut pada rancangan mukena. Perancang melengkapi setiap paket mukena dengan sajadah fungsional serta kantong penyimpanan yang ringkas untuk memudahkan penggunaan saat bepergian. Penawaran hijab dan sarung bermotif senada turut melengkapi koleksi keluarga yang anggun ini.

uniqueprivacy.org