Wulan Guritno Tampilkan Keanggunan Kain Songke di Kampung Adat Ruteng Pu’u
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494656/original/005010200_1770306093-SnapInsta.to_625865673_18559483906044788_3044282009451410690_n.jpg)
Wulan Guritno memancarkan pesona wastra Nusantara saat berpose di depan rumah Gendang, Kampung Adat Ruteng Pu’u, Nusa Tenggara Timur. Ia menyatu dengan latar rumah adat beratap ilalang yang ikonik, menghadirkan potret yang anggun sekaligus kuat.
Aktris tersebut mengenakan kain Songke khas Manggarai berwarna hitam dengan motif geometris cerah yang menjadi ciri tenun Flores. Ia melilitkan kain itu sebagai bawahan sehingga membentuk siluet panjang yang tegas dan elegan.
Wulan Guritno Padukan Songke dengan Sentuhan Etnik Modern
Wulan memadukan kain tradisional itu dengan Mara fringe blouse koleksi #tanahumbatanajiwa dari Ghea Resort. Blus bernuansa cokelat tanah dengan detail rumbai di bagian lengan menghadirkan sentuhan etnik-modern yang selaras dengan Songke.
Ia menambahkan tank top gelap sebagai lapisan dalam agar tampilan terlihat effortless. Kalung bernuansa etnik dengan liontin putih gading turut memperkuat karakter busananya.
Wulan Guritno Tunjukkan Songke Relevan sebagai Fashion Statement Modern
Wulan menata rambutnya secara praktis dengan ikat kepala senada dan memilih riasan natural untuk menonjolkan kecantikan alaminya. Melalui penampilan ini, ia menegaskan bahwa kain Songke tidak hanya layak dikenakan dalam upacara adat, tetapi juga mampu tampil sebagai fashion statement yang modern dan berkelas.
Perpaduan Songke Manggarai dan resort wear dari Ghea Resort pun menghadirkan inspirasi gaya yang tetap menghormati budaya sekaligus relevan dengan tren masa kini.