Overdrying Cucian Merusak Pakaian Favorit dan Mempercepat Kerusakan Serat Kain
![[fimela] Cucian](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/00ai69GufZslPsaE2LoAHcuzqhM=/680x383/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3011684/original/055052300_1578027268-jason-briscoe-Eu4_4e8_ltE-unsplash.jpg)
Jakarta – Kebiasaan mengeluarkan pakaian dari mesin pengering dalam kondisi terlalu kering ternyata berisiko merusak kualitas kain. Para ahli laundry menegaskan bahwa overdrying atau pengeringan berlebihan dapat memperpendek usia pakaian tanpa disadari. Proses pengeringan dengan durasi terlalu lama atau suhu terlalu tinggi memicu kerusakan serat yang berdampak langsung pada tampilan dan kenyamanan pakaian.
Masalah ini kerap terjadi karena banyak orang menganggap pakaian harus benar-benar kering sebelum dikeluarkan dari mesin. Padahal, cara tersebut justru mempercepat penurunan kualitas kain. Oleh karena itu, memahami teknik pengeringan yang tepat menjadi langkah penting untuk menjaga pakaian tetap awet.
Pengeringan Berlebihan Menyebabkan Penyusutan dan Pemudaran Warna Pakaian
Pengeringan dengan panas tinggi secara berulang menyebabkan serat kain kehilangan elastisitas alaminya. Kondisi ini paling sering terlihat pada bahan seperti denim, katun, dan wol yang mudah menyusut. Jeans yang terlalu sering dikeringkan dengan suhu tinggi akan berubah ukuran, memudar warnanya, dan kehilangan bentuk aslinya.
Selain penyusutan, overdrying juga membuat warna pakaian cepat pudar. Panas berlebih melemahkan struktur serat sehingga kain tampak kusam dan mudah rusak. Dalam jangka panjang, pakaian akan terlihat usang meski usia pemakaiannya belum lama.
Overdrying Cucian Memicu Listrik Statis dan Menurunkan Kenyamanan
Pengeringan berlebihan juga memicu munculnya listrik statis. Emily Demirdonder, Direktur Operasional Proximity Plumbing, menjelaskan bahwa gesekan antar kain di dalam pengering menyebabkan pertukaran elektron. Ketika kelembapan hilang sepenuhnya, muatan listrik statis lebih mudah terbentuk.
Akibatnya, pakaian saling menempel, terasa tidak nyaman saat dikenakan, dan sulit disetrika. Mengurangi overdrying membantu menjaga kelembapan alami kain sekaligus menekan munculnya listrik statis.
Ahli Menyarankan Pengeringan Sebagian untuk Menjaga Kualitas Kain
Para ahli laundry menyarankan agar pakaian tidak dikeringkan hingga 100 persen. Richardson, pakar perawatan pakaian yang dikutip Real Simple, merekomendasikan mengeluarkan pakaian saat masih sedikit lembap, sekitar 80 persen kering. Setelah itu, pakaian dapat dikeringkan dengan cara digantung agar serat kain tetap terjaga.
Pengering modern yang dilengkapi sensor kelembapan juga membantu menghentikan siklus pengeringan secara otomatis. Pemanfaatan fitur ini dinilai efektif mencegah overdrying sekaligus memperpanjang usia pakaian.
Penyesuaian Waktu dan Suhu Pengeringan Memperpanjang Usia Pakaian
Mengatur waktu pengeringan, menyortir pakaian berdasarkan jenis bahan, serta memilih suhu sedang menjadi langkah sederhana namun efektif. Pengurangan durasi pengeringan beberapa menit secara bertahap membantu menemukan tingkat kekeringan yang ideal. Dengan kebiasaan ini, pakaian tidak hanya lebih awet, tetapi juga tetap nyaman dan terlihat baru lebih lama.